Senin, 27 April 2009
A bout me and Ayah
contohnya saja saya diberi hadiah kamera D SLR : oh my god tidak terbayangkan saya bisa berlatih fotografi tanpa pinjam kameranya mas dery... ayah pun membelikannya tidak dengan cuma-cuma, ayah tahu saya mempunyai bakat dalam fotografi.
pesangon (maaf saya tidak suka membicarakan pesangon yang diberikan ayah untuk anaknya. itu hal yang pribadi lahhhhhhh....)
saya suka mendaki gunung, yupp yang namannya udah hobi berapapun itu yang harus dibayar tetap saja akan memuaskan deh... ya pokoknya kalau di kalkulasi orang-orang akan berfikiran tentang saya bermacam-macam . tapi yang pasti saya selalu wise dalam masalah mengalokasikan dana saya. dengan akomodasi-akomodasi tersebut yang pasti saya merasa terfasilitasi dalam proses belajar saya. i think sangat bermanfaat
mungkin karena saking dekatnya dengan ayah dikira asaya ini dady's child gitu. apa-apa diturutin, padahal kalau dipir-pikir barang yang diberikan pada saya itu selalu berfungsi tidak dalam bentuk barang yang mubazir. atau mungkin jangan-jangan saya yang pintar melobi Ayah... hehehe..
ya ge lah.. apapun yang saya lakukan dan apapun yang berikan ayah kjepada saya semuanya itu ga sia-sia. barang-barang ini sangat berfungsi. thanks dad.... LOVE U
Senin, 06 April 2009
2007 damn for all
sebel ...
sebel.......
sebel...........
sebel........
aku harus mulai dari mana??? ceritanya...
okelah...baik aku akan cerita, ini rasanya seperti terstusuk duri. aku benci sama dosenku. kelas yang membosankan... kenapa?? memang akun sedang menanyakan tentang FEMINIS??? tau lah, saya sendiri juga enek dengan gaya pemikiranya yang strukturalis. terlalu arogan dengan dosen muda yang kemarin mendapatkan penghargaan di dewan kesenian jakarta. okelah memang SASTRA bukanlah jalur yang aku inginkan. dengan suasana teman-teman yang hanya mengganggu. ah... aku bosan dengan lagu lama !!!! kalian hanyalah sekumpulan pemalas...
tapi sekarang aku sudah lupa^^ aku lupakan semua masalah untuk kebaikan diriku sendiri
Senin, 17 November 2008
puisi Q
menerawang jauh dia...
datang di musim gugur,dan hilang ketika musim semi.
berawal dari sebuah kegersangan.
angka satu hanya mili-ku..
bermain dalam permainan waktu,
hanya tero-tero bozo yang tetap tersenyum diwaktu hujan deras datang...
Sabtu, 15 November 2008
HANYA ADA 3 PENCERAHAN YANG AKU INGINKAN, pencerahan itu adaah pencerahan intelektual, pencerahan hati, dan pencerahan mental. seorang calon pemimpin seperti saya ini sangat membutuhkan 3 pencerahan tersebut.
1. pencerahan inteletual : pencerahan yang terjadi ketika materialisme muncul
2. pncerahan hati : adalah pencerahan yang menunjukan pada kita mana yang baik dan mana yang buruk. meskipun pencerahn intelektual telah kita dapat, tetapi pencerahan hatilah yang bisa mengatur moralitas dan apakah wujud dari pencerahan hati?? hanya AGAMA lah yang bisa mengatur moralitas kita.
3. Pencerahan mentalitas, terkadang kita masih takut untuk melangkah, takut terhadap sesuatu yang sepele, untuk mengalahkan semua itu hanya satu yait pencerahan mentalitas atau keberanian kita.
Hanya bermain-main dengan alam lah kita dapat mendapat ketiga pelajaran tersebut. to be come the perfect leader we needed.
Kamis, 13 November 2008
Tentang Aku dan Kalian Berbicara Tentang Perubahan
ketika Kamu muncul secara tiba-tiba, Aku yakin bahwa Kamu akan menghambat sebuah perubahan. hanya serpihan yang tidak penting, tetapi ketika para gadis-gadis menginginkanmu, Aku hanya diam dan tak menginginkanmu.
Aku sudah menyatukan hati dan pikiranku, terkadang hati dan pikiranku kurang bisa menyatu. membuat pekiranku terasa berat, kerongkonganku terasa nyandat, dan pernafasanku tak bisa teratur, serta jantungku memompa darah dengan cara cepat. Kamu hanya bisa membuat semua sel-sel dalam tubuhku tidak bekerja secara normal.
aku ingat, ketika Kamu datang, membawa sebuah bingkisan yang didalamnya terdapat sebuah jawaban-jawaban yang dapat aku tukarkan dengan jantungku. tapi jawaban-jawaban itu tiba-tiba saja berubah menjadi sebuah ular berbisa. yang bisa menggigitku ketika aku tertidur terlelap. hanya sebuah bingkisan berbisa itu kau bisa membunuhku. Aku memang tak seperti permata, intan, emas yang disukai banyak gadis-gadis. tapi setidaknya aku masih mempunyai mata, hati, pikiran, yang bisa membuat sebuah perubahan.
-yang aku inginkan bukan Kamu tetapi sebuah Perubahan-
